Merancang Taman Bacaan
Saat ini, dimana mana banyak orang berkumpul dan berdiskusi membahas pendirian taman bacaan. Mendirikan suatu taman bacaan merupakan usaha yang mulia karena dengan adanya sarana tersebut maka akan membantu dan mendorong para penggila ilmu pengetahuan yang tidak memiliki kemampuan membeli koleksi bacaan yang bermutu menyalurkan keinginannya. Taman bacaan juga dapat dijadikan sarana pertemuan bagi mereka membutuhkan tempat untuk berbagi pengalaman maupun hanya sekedar bersenang-senang mencari hiburan melalui bacaan. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan jika kita ingin mendirikan taman bacaan agar kelak dapat langgeng tidak sekedar datang dan berlalu begitu saja.
- Koleksi. Apakah telah tersedia bacaan baik dalam bentuk tercetak maupun digital (e-book, web, CD-ROM dll.) ? Jika telah tersedia, usahakan terus ada pengadaan koleksinya. Pilih topik bacaan yang sesuai dengan kebutuhan penduduk setempat, dan kelompok pembacanya. Tidak perlu semua subyek harus ada.
- Pustakawan. Apakah ada tenaga yang mampu mengelola taman bacaan tersebut ?. Pilih tenaga perpustakaan yang mengerti pengelolaan perpustakaan. Tidak harus berpendidikan formal perpustakaan, minimal pernah mendapatkan pelatihan perpustakaan selama 6 bulan atau pernah magang di perpustakaan yang berkualitas.
- Peraturan dan Tata tertib (P&T). Tersedia peraturan dan tata tertib yang mempermudah user memanfaatkan taman bacaan. Disarankan P & T tidak terlalu banyak, yang paling penting bagaimana membuat user kerasan membaca dan mau berkunjung lagi. Misalnya, perpustakaan memperbolehkan semua user membaca hingga 24 jam.
- Sumber Dana. Pastikan selalu tersedia dana untuk operasional (membeli buku baru, alat tulis, rak buku, promosi dll.), dana untuk promosi (pameran, kegiatan atau lomba-lomban dana untuk pengelolanya. Sumber dana dapat diperoleh melalui donatur, iuran anggota, penjualan produk yang dihasilkan oleh taman bacaan itu sendiri, misalnya, menerbitkan majalah yang dijual ke umum atau anggota.
- Layanan. Di jaman yang serba kompetitif ini, dimana semua kebutuhan masyarakat telah tersedia, maka bentuk layanan menjadi suatu yang penting. Perusahaan asing maupun dalam negeri, berlomba-lomba dalam promosinya membuat image layanan yang memuaskan. Untuk itu taman bacaan harus memberikan layanan yang prima kepada user-nya. Manjakan mereka dengan layanan terbuka yang memungkinkan user dapat membaca seperti di rumah mereka sendiri.
- Fasilitas. Sediakan ruang yang nyaman (AC) atau di tempat terbuka yang teduh, misalnya, di taman bungkul surabaya. Meskipun tempat taman bacaan itu di tempat keramaian tetapi user hendaknya tidak ternggangu dengan cara membuat rambu-rambu yang meminta user untuk turut menjaga ketenangan. Berikan penerangan yang cukup yang membuat user tidak kesulitan dalam membaca. Jika memang disediakan perangkat komputer, maka dapat dipergunakan sebagai alat temu kembali koleksi dan sarana user menggunakan fasilitas internet. Disamping itu yang sering terabaikan ketika membuat taman bacaan adalah tidak adanya fasilitas umum seperti, toilet, mushola dan kantin.
- Komitmen. Jika kita memang berniat mendirikan taman bacaan, kuatkan niat anda bahwa taman bacaan ada bentuk usaha yang bersifat sosial jauh dari pendapatan untung yang besar dalam bentuk materi (uang) oleh karena itu, jika memang anda akan menjadikan taman bacaan itu menjadi ladang mencari nafkah maka anda akan kecewa. Namun anda tidak perlu kecewa jika anda memilih profesi sebagai pengelola taman bacaan karena walaupun anda tidak akan memperoleh banyak materi dari taman bacaan, anda masih dapat melakukan pekerjaan sampingan misalnya, membuka kelas-kelas kursus, pelatihan ketrampilan, menjual merchandise dll. yang kadang-kadang berkembang menjadi sumber keuangan yang menyenangkan.
- Keluhan dan Saran. hanya sedikit taman bacaan yang bertahan dalam waktu lama. Banyak sebab yang mengakibatkan taman bacaan tutup karena ditinggal user-nya. Pengelola harus mau mendengar keluhan dan saran dari user.
- User. Kenali user anda. Jika anda sebagai pengelola taman bacaan tidak mengetahui kebutuhan user maka dapat dipastikan anda akan kehilangan pelanggan. Bentuk suatu keanggotaan yang mendorong user memiliki perasaan memiliki. Jangan biarkan mereka hanya sekedar datang dan membaca tetapi lebih dari itu, ajaklah mereka memikirkan kelangsungan taman bacaan yang anda kelola.
Sumber :



