Tips Merawat Buku
1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.
2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.
3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.
4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.
5. Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab.
6. Tak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku hingga buku mendapat cahaya yang cukup. Sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.
7. Cara paling aman adalah membungkus buku dalam kemasan plastik dan ditaburi kamper.
8. Khusus buku langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering.
http://www.ruangbaca.com/kelas_baca/?action=b3Blbg==&linkto=Ng==&when=MjAwNTA4MDg=






Salam Kenal Pak..
Pak Nur Hassan.., Sebenarnya saya tidak ingin berkomentar.. tetapi justru ingin bertanya mengenai program CDS/ISIS berhubung bapak seorang pakar informasi dan teknologi khususnya D’Base ISIS… Itupun Kalaupun bapak berkenan…,
Saya adalah staf di perpustakaan di sebuah PTS di manado.Kami sudah ada programnya (CDS/ISIS).Yang ingin saya tanyakan bagaimana cara memisahkan OPAC,dan Program sirkulasi dari menu utama CDS/ISIS.. Selanjutnya apa nama program untuk menggunakan BARCODE buku dan kartu anggota. Demikian Pak Nur pertanyaan saya, moga bapak sudi membalasnya..
NB : Saya thn 1994 (awal februari) pernah melakukan PKL di Perpusda Tim-Tim Jln Estrada De Balide Dili.
Saya sebenarnya bukan ahli CDS/ISIS namun dulu pernah menggelutinya sebelum sistem saya migrasi ke database modern seperti saat ini. Setahu saya CDS/ISIS hanya digunakan untuk pengolahan dan OPAC saja. Mungkin Pak Roy menggunakan SIMPUS ya ? krn kok ada menu sirkulasi didalamnya. Untuk memisahkannya maka Anda harus bisa menguasai bhs pemrograman Pascal dan memprogram ulang/remaster aplikasi tsb. Klu utk program barcode bisa mendownload dari internet atau membuat sendiri sedangkan kartu anggota yang bisa konek ke database secara otomatis harus dikembangkan dgn bhs program tersendiri.
Thanks for sharing! great info. terutama buat orang-orang kayak aku yang bener-bener gila buku. Thank u, bro!
Saya ingin menjual buku tentang SOEKARNO yang berjudul dibawah bendera revolusi.. mohon dikomentari. Wasalam
maaf pak saya ngambil tulisannya ya tuk menambah tulisan saya. maaf masalahnya saya masih belajar jadi penulis.
Pak Hassan, saya mau nanya apakah bapak adalah PNS dengan Jabatan Fungsional Pustakawan? saya juga mau tanya lagi neeh… bagaimana kalau ada ruangan perpustakaan ukuran krg lebih 6×6m, ada mesin fotocopynya trus ada sekitar 10 lemari kayu berjendela kaca yang menyimpan buku-buku, dan disana baru-baru ini dipasang Air Conditioner dg kapasitas 2 PK ,
apa mungkin kelembaban AC bisa merusak buku-buku perpustakaan itu? misalnya akan menjadi berjamur atau bagaimana… dengan suhu udara seperti apa sih kita merawat buku-buku perpustakaan? semoga saya segera mendapatkan jawaban… terima kasih sebelumnya.
Dear Pak Hassan, Saya mempunyai buku peta kuno terbitan akhir 1800-an tentang Indonesia. Ukurannya sebesar double folio, saya ingin merawat dan membersihkannya (karena banyak bolong kecil-kecil dan sobek di beberapa lipatan) dan membuat duplikatnya dalam softcopy, mohon petunjuk kemana saya harus membawanya.
Tolong yang Pak.
Salam